Skip links

Mengenal EPrints Repository

Apa itu EPrints ?

EPrints adalah software open-source untuk membangun repository berbasis web, yang memungkinkan administrator (pengguna dengan hak akses penuh) untuk menyesuaikan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan. Software ini dikembangkan oleh School of Electronics and Computer Science di University of Southampton, England. Software repository ini muncul pada awal tahun 2000 dan telah digunakan oleh lebih dari 200 situs. Saat ini EPrints sudah digunakan oleh berbagai institusi dan lembaga diberbagai dunia, termasuk universitas-universitas di Indonesia juga sudah banyak menggunakan EPrints sebagai platform repository mereka.

EPrints dirancang untuk menyimpan data penelitian secara terpusat, yang memudahkan pencarian data yang telah disimpan dan mudah digunakan kembali. Umumnya EPrints digunakan oleh institusi pendidikan atau perusahaan sebagai tempat penyimpanan arsip untuk makalah penelitian, dapat juga digunakan untuk menyimpan gambar, data penelitian, arsip, audio atau apapun yang dapat disimpan secara digital.

Heart of research

Seperti yang telah disinggung diawal, EPrints software repository direlease pada tahun 2000 pada versi stable 1.0 yang disponsori oleh Cogprints dan didukung oleh OAI 0.2. Pada tahun yang sama EPrints project kemudian bergabung dengan GNU Project, dan sejak tahun 2017 EPrints telah didukung oleh Joint Information Systems Committee (JISC). EPrints telah menjadi platform digital repository yang telah digunakan oleh institusi diberbagai negara baik itu intitusi yang bergerak dibidang pendidikan atau korporasi. Bahkan berdasarkan eprints.org software ini sudah menjadi heart of research.

Baca juga:  Monolithic vs Microservices mana yang lebih baik?

Prasyarat dan panduan

Seperti yang telah disinggung diawal, software repository ni merupakan software berbasis web. Agar dapat berjalan baik dibutuhkan software-software pendukung seperti misalnya (web server Apache, database MySQL, Perl, Mod Perl) beserta dengan beberapa ekstra modul lainnya. Kemudian tools lain yang dibutuhkan yaitu file uploads (wget, tar dan unzip), full text indexing (PDF, Ms Word, HTML), dan tools optional yaotu latex tools (tetex-latex dan ImageMagick RPMs atau the texlive-base, texlive-bin dan imagemagick Deb paket) yang memungkinan EPrints mencari berdasarkan bagian tertentu (misalnya judul dan abstrak). Umumnya tools-tools yang dibutuhkan ini sudah tersedia pada sistem operasi terbarukan.

Mendapatkan performa software EPrints yang baik adalah yang perlu diperhatikan oleh administrator,oleh karena itu sebaiknya EPrints diinstall pada platform-platform yang telah direkomendasikan, saat ini sistem operasi berbasis RedHat linux (seperti RedHat 7 atau 8, Fedora Core mulai dari versi 33 sampai dengan terbaru, CentOS 7, dan Rocky Linux) dan dari Debian linux (seperti Debian 9 atau 10 dan juga Ubuntu 18.04 LTS, 20.04 LTS atau 22.04 LTS). Namum EPrints juga sebenarnya dapat berjalan diberbagai macam sistem operasi linux, Windows ataupun dari Unix.

Baca juga:  Tips Memilih Colocation Server Indonesia Terbaik

Untuk mendapatkan bantuan atau informasi yang lebih detail mengenai EPrints, Anda dapat mengunjungi official website EPrints yang dapat diakses melalui https://www.eprints.org/, mulai dari sejarah awal mula EPrints muncul sampai dengan versi teranyar saat ini. Kemudian tersedia panduan installasi software pendukung EPrints dan tentu installasi EPrints itu sendiri.

Selain itu, Anda dapat temui dokumentasi terkait penanganan masalah yang mungkin muncul pada saat menggunakan EPrints (Troubleshoot). Terdapat juga panduan konfigurasi-konfigurasi yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda. Dan yang tak kalah penting yaitu, EPrints menyediakan website EPrints demo yang memungkinkan para calon pengguna untuk bisa meng-eksplore lebih dalam cara kerja atau fitur-fitur yang ada sebelum mengaplikasikannya di sistem mereka, atau Anda dapat mengunjungi melalui demo EPrints. Ketika Anda akses, tampilannya akan tampak seperti gambar berikut :

Karakteristik EPrints

  • EPrints mengelompokan koleksi digital yang tersimpan didalamnya berdasarkan kategori seperti berdasarkan tahun, divisi, subject, author atau kategori-kategori lain yang mungkin ingin Anda terapkan.
  • EPrints memiliki entitas dasar yang disebut sebagai data objek, setiap data objek dapat dihubungkan dengan banyak dokumen karena data objek tersebut menyimpan metadata record.
  • Metadata yang tersimpan dalam data object dapat diterapkan dan dikustomisasi oleh administrator, untuk data objek yang mengandung metadata dapat disimpan dalam database MySQL dan untuk dokumen atau konten digital dapat disimpan dalam file system.
  • Pada EPrints ketika melakukan pencarian dan penelusuran, EPrints mengindeks data dengan bantuan dari metadata yaitu menggunakan database MySQL. Dan untuk pengindeksan teks secara lengkap dapat menggunakan bagian-bagian yang Anda pilih. Pencarian dan penelusuran bisa dilakukan dengan kombinasi kata. Selain itu, Penelusuran bisa kita lakukan melalui bidang tertentu seperti judul, penulis, subjek atau juga bisa berdasarkan abstrak.
  • Seperti yang telah disebutkan diawal, tampilan web repository EPrints dapat sepenuhnya dikustomisasi oleh administrator
  • Untuk pengguna yang memiliki hak akses penuh (administrator) dimungkinkan untuk membuat atau melakukan perubahan terhadap objek. Rekaman otoritas dapat kita gunakan untuk membantu penyelesaian dalam bidang tertentu seperti penulis atau judul. Selain itu objek juga dapat kita impor dari file teks ke beberapa format seperti METS, DC, MODS, BibTeX, EndNote.
Baca juga:  Perbedaan KVM, OpenVZ, dan XEN VPS

Reference

wiki EPrints http://wiki.eprints.org/

EPrints official website https://www.eprints.org/

Leave a comment